Berita

Pelatihan Budidaya Ayam Jowo Super (Joper), Upaya Pemerintah Bantul Tumbuhankan Jiwa Wirausaha di Bidang Peternakan

Kamis Pon, 27 Mei 2021 15:32 WIB 388

foto
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPPKP Bantul, Joko Waluyo, S.Pt, M.Sc memberikan pengarahan dalam acara Pelatihan Budidaya Ayam Jowo Super (Joper).

Ayam Jowo Super (Joper) merupakan hasil persilangan antara ayam kampung (jantan) dengan ayam petelur (betina) melalui proses inseminasi buatan. Persilangan tersebut dilakukan untuk memenuhi tingginya tingkat konsumsi masyarakat Indonesia terhadap ayam kampung, padahal ayam kampung sendiri memiliki masa pemeliharaan yang relatif lebih panjang dan ketersediaannya terbatas. Hal ini menjadi potensi bagi masyarakat untuk mengembangkan populasi dan ketersediaan Ayam Joper di Kabupaten Bantul.

Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan dengan anggaran yang bersumber dari dana aspirasi dewan, memfasilitasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan Pelatihan Budidaya Ayam Jowo Super tahun 2021. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat yang diharapkan dapat menumbuhkan jiwa wirausaha dalam skala rumah tangga. Pelatihan diberikan secara kelompok yang berjumlah 25 orang per Kelompok Ternak Ayam Joper. Pada tahun 2021 ini terdapat 23 kelompok ternak yang akan melaksanakan pelatihan tersebut hingga Desember 2021. Pada kegiatan ini, kelompok akan bimbing cara pemeliharaan hingga panen ayam joper.

Beberapa kelompok ternak yang saat ini sedang melaksanakan pelatihan adalah kelompok ternak di Kapanewon Imogiri, Bantul. (Apl)