Berita

Inpari 42, Padi yang mulai diminati petani Bantul

Senin Kliwon, 30 November 2020 16:03 WIB 5123

foto

Saat ini banyak varietas padi yang telah dilepas oleh pemerintah. Banyaknya varietas yang di lepas Pemerintah ini diharapkan mampu mendongkrak produksi padi di tiap wilayah, sehingga tercipta ketahanan pangan di masing-masing wilayah di Indonesia. Petani di wilayah Kabupaten Bantul sendiri memiliki varietas yang mereka senangi seperti varietas Ciherang, Mekongga dan Situbagendit. Namun saat ini petani Bantul mulai melirik varietas Inpari 42.

Inpari 42 merupakan varietas unggul pemerintah dari Badan Litbang Pertanian yang dilepas pada tahun 2016. Varietas ini merupakan jenis padi sawah irigasi. Keunggulan varietas Inpari 42 di mata petani diantaranya produksi yang tinggi dan daun bendera yang tegak yang mana menutupi malai sehingga sulit dimakan burung pipit. Selain itu tekstur nasinya pulen. Berikut adalah deskripsi padi varietas Inpari 42 :

 Komoditas :

Padi Sawah Irigasi

 

Tahun :

2016

 

Anakan produktif :

± 18 malai/rumpun

 

Anjuran Tanam :

Anjuran tanam di lahan sawah dengan ketinggian 0-600 m.

 

Asal Seleksi :

Huangxinzhan/Fenghuazhan

 

Bentuk Gabah :

Ramping

 

Bentuk Tanaman :

Tegak

 

Berat 1000 butir :

±24,41 gram

 

Golongan :

Indica (Cere)

 

Jumlah gabah isi per malai :

± 123 butir

 

Kadar Amilosa :

18,84 %

 

Kerebahan :

Tahan

 

Kerontokan :

Medium

 

Ketahanan terhadap hama dan penyakit :

Pada fase generatif agak tahan terhadap hawar daun bakteri patotipe III, rentan strain IV, dan agak rentan Strain VIII, tahan terhadap penyakit blas daun ras 073, agak tahan terhadap ras 033 dan rentan terhadap ras 133 dan 173. Agak tahan terhadap hama wereng batang coklat biotipe 1 dan agak rentan terhadap biotipe 2 dan 3, rentan terhadap virus tungro varian 033 dan 073.

 

Permukaan daun :

Kasar

 

Posisi daun :

Tegak

 

Posisi daun bendera :

Tegak

 

Potensi Hasil :

10,58 t/ha GKG

 

Rata-rata hasil :

7,11 t/ha GKG

 

Rendemen beras giling :

94,56 %

 

Rendemen beras pecah kulit :

77,12 %

 

Tekstur Nasi :

Pulen

 

Tinggi Tanaman :

±93 cm

 

Umur Tanaman :

±112 hari

 

Warna batang :

Hijau

 

Warna Gabah :

Kuning Jerami

Warna helai daun :

Hijau

Warna kaki :

Hijau

Warna lidah daun :

Tidak berwarna

Warna telinga daun :

Tidak berwarna

 

Tahun 2020 ini, mulai banyak petani yang membudidayakan varietas Inpari 42 ini, awalnya petani meragukan varietas ini, namun saat melihat hasil panennya, petani sangat puas. Beberapa kali tim dari Seksi Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul beserta PPL di beberapa kecamatan seperti Banguntapan, Bambanglipuro dan Kasihan melakukan ubinan panen bersama kelompok tani. Hasilnya, varietas Inpari 42 selalu tertinggi dibandingkan varietas lain seperti Ciherang, IR 64 dan Sunggal. (AG)