Berita

Bimtek Petugas Pemantau Pemotongan Hewan Kurban Tahun 1441 H/ 2020 M

Selasa Kliwon, 28 Juli 2020 10:59 WIB 266

foto

                Sudah menjadi agenda tahunan bagi Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul pada setiap hari raya Idul Adha melakukan pengawasan pemotongan hewan kurban di masjid se Kabupaten Bantul. Namun tahun ini kegiatan tersebut menjadi berbeda karena berada di masa pandemi COVID-19. Oleh karena itu pelaksanaan pemantauan harus sesuai dengan protokol kesehatan.

                Menindaklajuti hal tersebut, Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan menggelar Bimtek Petugas Pemantau Pemotongan Hewan Kurban Tahun 1441 H/ 2020 M pada 22 Juli-23 Juli 2020 dengan jumlah peserta 200 orang yang  dibagi menjadi 2 sesi untuk memenuhi disatancing sesuai protokol kesehatan. Petugas terdiri dari Medis dan Paramedis Kesehatan Hewan,  Petugas Penyuluh Lapangan,  Kader Kesehatan Hewan, dokter hewan dari PDHI,  dan dibantu oleh mahasiswa Kedokteran Hewan UGM.

                Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Yus Warseno, S.Pi, M.Sc, pemateri dari Kementerian Agama Kabupaten Bantul, dan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.

                Para petugas pemantau ini akan melaksanakan tugas dengan mengikuti protokol kesehatan hewan sesuai dengan anjuran dari dokter Oki dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul selaku juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bantul.

                Adapun Pelaksanaan kegiatan kurban tahun 1441 H / 2020 M dalam situasi wabah bencana non alam COVID-19 sesuai Surat Edaran Bupati Bantul Nomor 180/02683 tanggal 8 Juli 2020 adalah sebagai berikut :

  1. Tempat ibadah yang mengadakan kegiatan kurban wajib melaporkan Susunan Panitia dan Surat Pernyataan Kesanggupan Melaksanakan Protokol Kesehatan kepada Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul;
  2. Panitia menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir, sabun dan/atau hand sanitizer;
  3. Panitia juga melakukan pembersihan dan disinfeksi di tempat area pelaksanaan; menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, alas kaki, tutup kepala dan sarung tangan; apabila ditemukan Petugas dengan suhu tubuh >37,5°C tidak diperkenankan memasuki area pelaksanaan kegiatan kurban;
  4. Jumlah orang yang berada pada satu titik penyembelihan maksimal 40 orang, apabila membuat titik baru harus menerapkan physical distancing;
  5. Menerapkan jaga jarak (physical distancing) saat pemotongan, pengulitan, pencacahan dan pengemasan daging;
  6. Shohibul kurban tidak perlu datang dan ikut memegang hewan kurban saat penyembelihan;
  7. Pembagian daging kurban tidak boleh menimbulkan kerumunan;
  8. Sisa-sisa kegiatan kurban dan alat pelindung diri dimasukkan dalam tempat sampah tertutup atau dikubur;  (Nr)