Berita

Tingkatkan Nilai Jual Produk Perikanan, Pengolah Ikan Bantul Ikuti Pelatihan

Senin Pahing, 2 Maret 2020 11:05 WIB 70

foto
Kegiatan Pelatihan Diversifikasi Olahan dan Pengemasan Produk Hasil Perikanan di Beji, Sumberagung, Jetis, Bantul, (26-28/02/2020) (Foto: Thifal D.)

Pelaku usaha pengolahan hasil perikanan di Kabupetan Bantul mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Pelatihan Diversifikasi Olahan Hasil Perikanan dan Pengemasan Produk Hasil Perikanan. Penyelenggara kegiatan ini yaitu Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal, Jawa Tengah, bekerjasama dengan Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (Diperpautkan) Kabupaten Bantul selaku pengampu kebijakan perikanan di Kabupaten Bantul.

Pelatihan berlangsung selama 3 hari, dimulai hari Rabu (26/02/2020) s/d hari Jumat (28/02/2020). Bertempat di Omah Gandeng, Beji, Sumberagung, Jetis, Bantul, pelatihan diikuti oleh 30 orang yang merupakan pelaku usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan di Kabupaten Bantul.

Kegiatan pelatihan dibuka oleh Kepala Seksi Pengembangan Usaha dan Kelembagaan Perikanan Diperpautkan, Yulianta, SP. MM. Beliau menyampaikan kegiatan pelatihan ini merupakan bentuk kerjasama Bidang Kelautan dan Perikanan Diperpautkan dengan BPPP Tegal bertujuan untuk menambah perbendaharaan ilmu mengenai berbagai varian olahan berbahan dasar dari ikan bagi pelaku usaha pengolah dan pemasaran hasil perikanan di Kabupaten Bantul.

“Bukan hanya digoreng saja, tapi bisa diolah lebih banyak lagi varian makanan ikan” jelas Yulianta.

Instruktur pelatihan berasal dari BPPP Tegal, dengan menggunakan bahan dasar 2 jenis ikan, yaitu lele dan barakuda. Lele bahan dasar pembuatan otak-otak rebus, siomay dan keong mas, sedangkan barakuda bahan dasar pembuatan pempek. Selain itu peserta juga diberikan materi mengenai bagaimana penanganan ikan pasca panen yang baik, pemilihan bahan baku yang baik hingga bagaimana proses pengemasan yang menarik dan pemasaran produknya. Materi disampaikan secara teori kemudian dipraktikkan langsung oleh peserta sehingga peserta dapat mengetahui prosesnya secara detail dan dapat menanyakan langsung pada instruktur jika mengalami kendala.

Diharapkan dengan pelatihan semacam ini masyarakat di Kabupaten Bantul dapat membuat sendiri keanekaragaman ikan olahan yang dapat disajikan sebagai tambahan menu makanan bagi keluarga dan dapat digunakan untuk membuka peluang wirausaha untuk menambah penghasilan keluarga dengan memanfaatkan potensi perikanan setempat. (dp)