Berita

Temu Bisnis Peningkatan Koordinasi Kerjasama di Bidang Penanaman Modal Sektor Kelautan dan Perikanan

Jumat Pon, 27 Juli 2018 08:23 WIB 739

foto
Peserta Temu Bisnis dari Pelaku Utama Perikanan Bantul (Dok. Foto : Fakhrudin Al Rozi)

Sejumlah pelaku utama perikanan di Kabupaten Bantul seperti pembudidaya ikan, pemasar, serta pengolah mendapatkan fasilitasi pertemuan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) pada hari Senin, 14 Mei 2018 lalu. Acara yang dilaksanakan di Kantor Sekretariat Tim Pembina UKS Kabupaten Bantul dan dihadiri pelaku utama perikanan lintas sektor usaha tersebut diadakan dengan tujuan memberikan gambaran mengenai akses permodalan bagi pelaku utama perikanan serta penguatan jaringan usaha di bidang perikanan. Menghadirkan 2 pembicara dari civitas akademika Departemen Perikanan Fakultas Pertanian UGM, Dr. Ir. Hardaningsih, M.Si dan Wisnu Budi Aji, SE, MM dari BPD Bantul peserta diberikan wawasan mengenai jaringan usaha perikanan beserta pilihan mengenai sumber permodalan untuk sektor kelautan dan perikanan. Diantara peserta yang hadir dari sektor budidaya diantaranya Mujadi (Pokdakan Tirto Pandak), Nanang Irawan (pemasar lele siap goreng), Destinawati (pengolah lele asap), Hj. Sumarsih (usaha kuliner Warung Resto Podjok) serta Fakhrudin Al Rozi (Pendamping Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan KKP).

Ibu Ir. Sri Muryuwantini, MM selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu menyampaikan bahwa salah satu kegiatan yang dilakukan DPMPT adalah menyampaikan informasi mengenai peluang investasi kepada investor ataupun melalui kegiatan ekspo serta fasilitasi usaha dengan menghubungkan langsung dengan sektor terkait. Apalagi dilatarbelakangi bahwa usaha kelautan dan perikanan terbukti mampu memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar sehingga perekonomian masyarakat meningkat. Untuk menciptakan lapangan pekerjaan padat karya, bisa melalui usaha yang berbasis perikanan. Adanya temu koordinasi ini juga diharapkan membawa manfaat untuk kemajuan usaha kelautan dan perikanan di Kabupaten Bantul.

Pak Gandung demikian Dr. Ir. Hardaningsih, M.Si biasa dipanggil, dalam pemaparannya menyebutkan bahwa sektor Kelautan dan Perikanan memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat dikarenakan mempunyai spektrum kemanfaatan yang luas. Melalui jaringan usaha yang saling terkait, seperti dari kelompok pembenih ikan, kelompok budidaya ikan konsumsi, kelompok pengolah bahan dasar ikan, kelompok pemasaran ikan konsumsi dan benih, serta kelompok warung makan atau restoran maka diharapkan akan tercipta jaringan usaha yang bersifat mutualistis yang berarti saling menguntungkan. Nilai ini perlu dipahami agar jaringan usaha dapat berjalan langgeng.

Wisnu Budi Aji, SE, MM selaku asisten manager bisnis Bank BPD Cabang Bantul menyampaikan pemaparan mengenai sosialisasi kredit dan produk serta jasa layanan lainnya dalam rangka mendukung akses pembiayaan bagi Koperasi dan UMKM. Dalam menjalankan fungsi intermediasi, Bank berperan dalam mendukung kebutuhan aspek permodalan sektor bisnis antara lain mendukung lalu-lintas pembayaran transaksi bisnis seperti penyediaan bilyet giro, cek, L/C, transfer, kartu debit/kredit, e-Banking; menyediakan produk investasi dan pengelolaan likuiditas seperti deposito, reksadana; serta jasa perbankan lain seperti penyimpanan barang/dokumen berharga dan bank garansi. Menjawab tantangan kebutuhan modal usaha, Pak Wisnu menjelaskan bahwa terdapat 3 jenis kredit berdasarkan tujuan penggunaannya, yakni kredit investasi yang digunakan untuk pembelian aktiva tetap, kredit modal kerja yang digunakan untuk kegiatan usaha/perputaran modal, serta kredit konsumsi yang digunakan untuk membiayai pembelian barang dan jasa keperluan konsumsi. (rz)