Berita

Lauching Produk Peternakan oleh Bupati Bantul Di SD Unggulan Muhammadiyah Kretek Bantul

Kamis Pahing, 26 Juli 2018 15:49 WIB 142

foto
Lauching Produk Peternakan oleh Bupati Bantul Di SD Unggulan Muhammadiyah Kretek Bantul (Foto : Taufik P)

Dalam  rangka Kegiatan Agribisnis Peternakan Unggulan Daerah, Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul melaksanakan Kegiatan Lauching Produk Peternakan di SD Unggulan Muhammadiyah Kretek, Mriyan, Donotirto, Kretek,  Bantul pada Senin, 23 Juli 2018. Kegiatan ini dilatarbelakangi kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan protein bagi kesehatan manusia. Selain itu, kegiatan ini ditujukan untuk mengenalkan produk asli Bantul sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dari sektor peternakan.

                Program promosi produk peternakan dalam kegiatan Agribisnis Peternakan Unggulan Daerah telah dilaksanakan mulai tahun 2017. Pada Tahun 2018 ini jumlah penerima produk pangan asal hewan sebanyak 3000 penerima. Kegiatan ini ditujukan bagi anak sekolah dan masyarakat pada umumnya yang membutuhkan asupan protein guna mendukung pertumbuhan dan meningkatkan kecerdasan. Target 3000 penerima tersebut nantinya akan didistribusikan ke 16 lokasi yang mayoritas terdiri dari siswa TK, TPA, dan SD.

                Dalam acara ini hadir Bapak Bupati Bantul, Drs. H. Suharsono beserta Ibu Bupati Bantul, Kepala Diperpautkan Kabupaten Bantul, Ir. Pulung Haryadi, M.Sc, Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Disdikpora, Drs. Daeng Daeda, M.Pd,  Camat Kretek, Cahya Widada, S. Sos, M.H beserta muspika Kecamatan Kretek , perwakilan sekolah, Kepala Sekolah beserta bapak ibu Guru dan siswa-siswi SD Unggulan Muhammadiyah Kretek. Pada kesempatan ini juga Bapak Bupati Bantul, Drs. H. Suharsono secara simbolis menyerahkan produk pangan asal hewan kepada Perwakilan Sekolah penerima produk pangan asal hewan.

                Protein yang dibutuhkan oleh tubuh salahsatunya diperoleh dari ternak atau yang dikenali protein hewani. Saat ini telah banyak produk olahan pangan asal hewan yang diproduksi sendiri oleh warga Bantul seperti nugget, sosis, keju, yogurt dan lain sebagainya. Selain meningkatkan konsumsi protein hewani, kegiatan ini juga menjadi ajang pengenalan produk asli Bantul yang saat ini belum banyak dikenal masyarakat. Jika permintaan produk pangan asal ternak di Kabupaten Bantul meningkat dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dari sektor peternakan.

                Hal yang perlu diperhatikan adalah dalam segi penyimpanan dan penanganan produk pangan asal ternak, mengingat bahan yang mudah rusak dan terkontaminasi. Konsumsi bahan tersebut perhari harus dibatasi, tidak boleh berlebih  mengingat tingginya kadar gizi yang ada.

                Dengan kegiatan ini diharapkan konsumsi per kapita produk pangan asal ternak masyarakat di Kabupaten Bantul semakin meningkat sekaligus turut serta mendukung Program Bupati Bantul mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera. (Tth)