Berita

Toko Tani Indonesia Gerebek Pasar Niten

Jumat Wage, 8 Juni 2018 08:44 WIB 142

foto
Konsumen menyerbu lapak yang digelar oleh Toko Tani Indonesia di Pasar Niten (Foto : Kusumandari)

Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan melakukan terobosan dalam menangani permasalahan gejolak harga pangan melalui program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUMP). Dalam kegiatan PUPM, Gapoktan bekerjasama dengan TTI melakukan penjualan beras dan produk pangan lainnya. PUMP/TTI sebagai salah satu upaya pemerintah dalam  menjaga stabilitas harga, baik di tingkat petani/produsen maupun di tingkat konsumen.
Dua Gapoktan pengelola PUPM yang bekerjasama dengan TTI, aktif melakukan gerebek atau penjualan sembako di pasar. Seperti yang dilakukan pada Selasa (22/5) oleh Gapoktan Sumberagung dan pada Selasa (5/6) oleh Gapoktan Patalan. Keduanya melakukan penjualan di Pasar Niten.
Kedua Gapoktan tersebut bekerjasama dengan TTI Center BKPP DIY, menjual beberapa sembako yang dibutuhkan oleh masyarakat jelang lebaran 1439 H ini. Beras dijual dengan harga 8.500 rupiah, minyak goreng seharga 11.500 rupiah, telur 20.000 rupiah dan gula 11.700 rupiah.
Kepala Seksi Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (Diperpautkan) mengatakan bahwa PUPM/TTI ini merupakan salah satu langkah pemerintah memangkas rantai pasok komoditi pertanian, khususnya pangan. Komoditas pangan terutama beras tersebut bisa dijual dengan harga murah ‎karena didatangkan langsung dari petani yang tergabung dalam kelompok tani. Dengan demikian, rantai distribusi pangan yang terjadi selama ini bisa diperpendek. (tR)