Berita

Jelang Lebaran, Bantul Gencar Lakukan Pengawasan Pangan Asal Hewan

Jumat Wage, 8 Juni 2018 08:42 WIB 342

foto
Petugas sedang memeriksa daging di salah satu pasar di Bantul (Foto : Ryan Asmoro)

Untuk menjamin peredaran produk pangan asal hewan yang beredar di wilayah Kabupaten Bantul memenuhi kriteria ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal), Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (Diperpautkan) Kabupaten Bantul rutin melakukan pengawasan penjualan daging dengan cara terjun ke pasar langsung. Pengawasan dilaksanakan oleh tim bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul.
Pada bulan Mei hingga Juni ini tim lebih intensif melakukan pengawasan peredaran daging atau bahan pangan asal ternak di pasar tradisional mulai awal Ramadhan hingga Idul Fitri 1439 Hijriah. Pengawasan dilakukan di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Bantul yaitu di Pasar Bantul, Imogiri, Ngangkruksari, Gatak, Piyungan, Niten dan Barongan. 
Tim melakukan pemeriksaan pH daging secara langsung di lokasi, dan pemeriksaan terhadap olahan daging seperti bakso, sosis dan produk asal hewan lainnya, serta mengambil sampel untuk dilakukan uji eber, H2S, dan Postma.
Wahyu Bintarto selaku Kepala Seksi Kesmavet, Pengolahan dan Pemasaran Diperpautkan, Kamis, mengatakan pengawasan ditujukan untuk memastikan bahwa daging sapi atau ayam yang beredar di pasaran terjamin tingkat keamanannya, sehat, utuh dan halal (ASUH). Selain itu, Wahyu menghimbau agar pedagang mengambil daging dari RPH Segoroyoso sehingga daging terjamin kualitasnya, karena sudah ada Surat Keterangan Kesehatan Daging (SKKD) yang diterbitkan oleh RPH Segoroyoso.
Ia berharap, kegiatan rutin ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengkonsumsi Pangan Asal Hewan (PAH) yang ASUH. Selain itu, juga mendorong kepedulian pedagang untuk berperan aktif dalam menyediakan pangan yang ASUH. (tR)