Berita

Pelatihan Penggaraman Sistem Tunnel Untuk Program Peningkatan Produksi Garam Di Kabupaten Bantul

Jumat Pahing, 27 April 2018 13:24 WIB 1750

foto
Pelatihan Penggaraman Sistem Tunnel di wilayah pesisir Pantai Pandansari, Dusun Wonoroto, Desa Gadingsari (foto : Elly Puspitaningrum, Taufik P)

Badan Riset dan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan melalui Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal melaksanakan Pelatihan Penggaraman Sistem Tunnel di wilayah pesisir Pantai Pandansari, Dusun Wonoroto, Desa Gadingsari. Kecamatan Sanden pada tanggal 23 – 28 April 2018. Pelatihan tersebut diikuti oleh 30 warga setempat dan 3 penyuluh perikanan di kecamatan pesisir. Instruktur dalam pelatihan tersebut adalah Bapak Lutfi Jauhari dan Kustanto dari BPPP Tegal.     

Penggaraman sistem tunnel merupakan metode baru, yaitu model tertutup dengan lahan terasering. Penerapan model tertutup bertujuan agar produksi garam bisa berlangsung sepanjang tahun, walaupun musim hujan. Meski berada dalam ruang yang tertutup plastik, tetap ada panas sehingga proses kristalisasi dapat terjadi. Lahan pembuatan garam dibuat berpetak-petak secara bertingkat agar air dapat mengalir kapan saja dengan gaya gravitasi. Tujuannya adalah untuk mengendapkan kalsium dan megnesium dengan cara pengendapan bertingkat.  

Prinsip dasar dari proses pembuatan garam adalah menghasilkan garam berkualitas baik. Pemilihan lokasi tambak garam yang tepat diharapkan dapat memproduksi garam dengan kualitas dan kuantitas yang tinggi sehingga dapat menjadi alernatif mata pencaharian masyarakat setempat. Ir Pulung Haryadi, M.Sc selaku Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul mengapresiasi kegiatan ini karena harapannya kelak Bantul bisa menjadi daerah percontohan pembuatan garam apalagi didukung dengan akses Jalan Lingkar Selatan. Menurut Herman Sunarto, A.Md selaku Penyuluh Perikanan Kecamatan Sanden ada beberapa alternatif program pemerintah untuk mendukung keberlajutan pelatihan penggaraman antara lain berupa kemudahan perijinan, penyediaan sarana/prasarana produksi, membantu akses pemasaran, penyuluhan intensif dan penyediaan tenaga ahli diklat. (eL)