Berita

Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar Lirik Budidaya Ikan Sistem Bioflok di Bantul

Selasa Wage, 24 April 2018 09:49 WIB 1509

foto
Penerimaan kunjungan rombongan dari Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar oleh Sekretaris Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Ir. R. Bambang Pin Erwanta, MM., Kamis (19/4). (Foto : Taufik Prihantoro, S.Kom)

Budidaya ikan lele sistem bioflok adalah suatu sistem pemeliharaan ikan dengan cara menumbuhkan mikroorganisme yang berfungsi mengolah limbah budidaya itu sendiri menjadi gumpalan-gumpalan kecil (floc) yang bermanfaat sebagai makanan alami ikan. Pertumbuhan mikroorganisme di pacu dengan cara memberikan kultur bakteri non pathogen (probiotik), dan pemasangan aerator yang akan menyuplai oksigen sekaligus mengaduk air kolam.

Budidaya ikan lele sistem bioflok di Kabupaten Bantul sudah cukup berkembang. Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan sudah melakukan kaji terap budidaya lele sistem bioflok dan ditindaklanjuti dengan penerapan melalui Sekolah Lapangan Perikanan Budidaya di 11 kelompok di wilayah Kabupaten Bantul.

Gencarnya kegiatan budidaya lele sistem bioflok di Kabupaten Bantul ini, membuat Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan  Kota Denpasar melirik dan merasa perlu untuk belajar ke Kabupaten Bantul dalam rangka pengembangan usaha perikanan budidaya di Kota Denpasar.

Rombongan tiba di Kabupaten Bantul pada Kamis (19/4) dan diterima oleh Sekretaris Dinas, Ir. R. Bambang Pin Erwanta, MM. Rombongan diajak berkunjung ke Pokdakan Mina Makmur, Babakan, Poncosari, Srandakan untuk melihat secara langsung bagaimana pengelolaan budidaya ikan dengan sistem bioflok. (tR)