Berita

Kendalikan Hama Tikus, Bantul Gelar Gropyokan Tikus di Sedayu

Rabu Wage, 28 Februari 2018 09:45 WIB 1660

foto
Puluhan petani bersama Babinsa, petugas PPL dan dinas terkait menggelar kegiatan gropyokan tikus. (Foto : Supriyanta)

KORANBERNAS.ID–Masyarakat di Sedayu menggelar dua kegiatan secara terpisah, Minggu (25/02/2019). Di lokasi Bulak Tegalrejo, Dusun Panggang, Desa Argomulyo, puluhan petani bersama Babinsa, petugas PPL dan dinas terkait menggelar kegiatan gropyokan tikus.

Selain dengan cara manual yakni dicangkul dan pengasapan, juga dibentangkan Trap Barrier System (TBS) yakni melingkari tanaman padi dengan plastik dengan setiap 20 meter dipasangi alat perangkap tikus.  Alat ini dipasang sejak tanam hingga tiba panen mendatang.

“Dengan TBS tikus tidak bisa masuk ke lahan pertanian yang ada,” kata Dukuh Panggang Wahyu Joko kepada koranbernas.id di lokasi gropyokan.

Sedangkan untuk lokasi tepian sungai, dilakukan pengasapan dan pencangkulan liang persembunyian tikus. Begitu tikus keluar, petani langsung membunuh dengan cara dipukul menggunakan alat yang sudah mereka siapkan.

Menurut Dukuh Wahyu, gropyokan rutin dilakukan oleh petani. Ini dilakukan  mengingat di persawahan tersebut, bulir tanaman padi sudah mulai berisi.

Sehingga tanpa gropyokan, dikhawatirkan mereka akan gagal panen.

“Sudah tiga tahun terakhir kami tidak meraih hasil panen seperti harapan karena diserang tikus,” katanya.

Dikatakan, luasan lahan yang terserang tikus di wilayah Argomulyo mencapai 30 hektar lebih. Dengan kegiatan gropyokan tikus, lanjutnya terbukti mampu membunuh hewan pengerat tersebut. Tercatat ada 300 ekor lebih bisa ditangkap dalam dua kali kegiatan. (SM)

Sumber : https://www.koranbernas.id/warga-sedayu-gelar-operasi-tikus-dan-sampah/