Berita

Empat Kelompok Nelayan Bantul Terima Bantuan Alat Tangkap

Jumat Kliwon, 9 Februari 2018 15:36 WIB 2206

foto
Penyerahan bantuan alat tangkap pada acara Sarasehan Perikanan, dukung upaya peningkatan produksi perikanan di Kabupaten Bantul (Foto : Thifal Dwipurnadhani)

Peningkatan produksi perikanan tangkap di Kabupaten Bantul senantiasa diupayakan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (Diperpautkan) dengan mengembangkan sentra-sentra  penangkapan ikan yang berbasis di Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Pembinaan dan pendampingan terhadap nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) rutin dilaksanakan. Seperti kegiatan sarasehan perikanan yang dilaksanakan pada Jum’at (9/2).

Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan menyelenggarakan Sarasehan Perikanan dengan tema “Dengan Makaryo Mbangun Desa Kita Tingkatkan Produksi Perikanan Tangkap”   di TPI Pantai Baru, Poncosari, Srandakan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Drs. Riyantono, M.Si serta Kepala Diperpautkan, Ir. Pulung Haryadi, M.Sc beserta jajaran.

Tak ketinggalan, acara dihadiri oleh nelayan anggota KUB dari 3 kecamatan, penyuluh perikanan, Muspika Kecamatan Srandakan, Sanden dan Kretek, serta Lurah Desa Poncosari, Srigading, Gadingsari, Parangtritis dan Tirtohargo.

Kepala Diperpautkan menyampaikan bahwa dalam upaya peningkatan produksi perikanan tangkap diperlukan adanya  diversifikasi  alat tangkap sesuai dengan jenis ikan yang akan ditangkap. Pada kesempatan sarasehan kali ini, diserahkan bantuan alat tangkap dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Pemerintah Kabupaten Bantul.

Berkesempatan menyerahkan bantuan secara langsung, Drs. Riyantono, M.Sc tak lepas dari senyum bahagia. Bantuan alat tangkap  yang berupa pancing rawai dasar  diserahkan kepada 4 KUB di Kabupaten Bantul yaitu KUB Mino Samudro (Ngepet, Srigading, Sanden), KUB Mina Bahari 45 II (Depok, Parangtritis, Kretek), KUB Fajar Arum (Kuwaru, Poncosari, Srandakan), dan KUB Mina Mili Artha (Ngentak, Poncosari, Srandakan). (tR)