Berita

Mengenal Lebih Dekat Kapal Bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan

Jumat Pon, 29 Desember 2017 11:43 WIB 213

foto
Kapal motor bantuan KKP sandar di Pelabuhan Sadeng Gunungkidul. (Foto : Fakhrudin Al Rozi)

Saat Kunjungan Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan di Pantai Depok Parangtritis tanggal 10 Desember 2017 lalu, diserahkan secara simbolis bantuan 3 unit Kapal Motor (KM) Nelayan berukuran 10 GT, yakni KM. Nelayan 2016 – 857, KM. Nelayan 2016 – 858, dan KM. Nelayan 2016 – 859. Untuk mendukung kesejahteraan nelayan, Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan kepada nelayan sekaligus memajukan perekonomian daerahnya. Pemberian bantuan ini diserahkan langsung kepada Koperasi Nelayan oleh anggota Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau biasa disebut Titiek Soeharto, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja, Gubernur DIY yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Riyadi Ida Bagus Salyo Subali, Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Wakil Bupati Kulon Progo Sutedjo, Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Suwarman Partosuwiryo, Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan Agus Suherman, Direktur BLU LPMUKP Syarif Syahrial, dan Wakil Pemimpin Wilayah Bank BRI DIY Subandi.

Sjarief mengajak seluruh nelayan untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan ramah lingkungan di perairan Indonesia. “Mari selalu kita jaga laut kita dan jangan dirusak. Mari gunakan alat tangkap yang benar dan tidak merusak agar ekosistem laut tetap lestari dan berkelanjutan,” tegas Sjarief. Sementara itu, anggota Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto mengatakan laut Indonesia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Kedaulatan Negara yang harus dijaga, dilestarikan, dan dimanfaatkan untuk dipergunakan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) Tahun 1945,” ujar Titiek.

Nah, untuk mengenal lebih dekat kapal dengan tipe MM 10 GT UNH yakni Kapal 10 GT tipe lambung “U” Multi Purpose Net Hauler tersebut, berikut akan kami deskripsikan beberapa spesifikasi teknisnya:

a. Lambung Kapal

Kapal dirancang sebagai penangkap ikan dengan bahan konstruksi fiber/FRP (fibre reinforced plastic) dengan propulsi penggerak oleh mesin diesel inboard tipe marine use, berbaling-balin (propeler) satu dan sistem kemudi hidraulis. Kapal dipergunakan untuk penangkapan ikan di WPP 573 serta dilengkapi sistem navigasi dan komunikasi yang memenuhi aturan standard pelayaran dalam negeri, alat keselamatan awak kapal, mempunyai palka ikan untuk menampung hasil penangkapan.

Kapal perikanan 10 GT dengan konstruksi lambung FRP terdidi dari tiga bagian utama yaitu badan kapal (hull), bagian geladak kapal (deck) dan bagian atas kapal (superstructure) dimana masing-masing bagian kapal dibuat dengan konstruksi FRP yang dicetak dengan sistem Hand Lay-up. Lapisan setiap laminasi serta ketebalan tiap bagian dikerjakan sesuai dengan ketentuan sehingga laminasi setiap bagian menyatu dengan kekuatan yang memenuhi perhitungan.

b. Perlengkapan Lambung

Bagian perlengkapan lambung terdiri dari ; peralatan labuh dan tambat seperti 1 (satu) buah jangkar 30 kg, 100 (seratus) m tali jangkar PE 16 mm, 100 (seratus) m tali tambat PP 16 mm, 6 (enam) buah damprah ban, serta 3 bolder bahan FRP (core kayu); peralatan kemudi yang terbuat dari plat dengan ukuran yang telah diperhitungkan terhubung pada batang kemudi ke ruang kemudi di bagian bawah ruang buritan. Pengendalian kemudi menggunakan sistem hydraulic yang dikendalikan dari ruang anjungan dengan steering whee ; peralatan keselamatan jiwa sesuai peraturan yang berlaku seperti 10 buah life jacket, 2 buah life buoy, 3 buah tabung pemadam kebakaran tipe ABC/Powder 3 kg, 1 set kotak P3K dan obat-obatan, 2 unit smoke signal, 1 set arde penangkap petir, dan 1 unit parasut signal ; serta peralatan navigasi dan komunikasi.

c. Permesinan (mesin utama dan peralatan bantu)

Mesin utama menggunakan mesin diesel (marine diesel) bertenaga minimal 75 Hp, jumlah silinder 4 buah, bekerja pada 1500 rpm dan menggunakan sistem pendinginan air. Peralatan bantu permedinan menggunakan generator ac 220 Volt Diesel, pompa air tawar AC 220 Volt, Pompa Bilga/celup kapasitas > 70lt/Min, serta pompa cooling/keongan kopel M/E dan A/E.

d. Kelistrikan

Sumberdaya utama listrik berasal dari generator utama dengan kekuatan 3 kVA/220 Volt dengan diesel engine, sedangkan sumber data listrik DC 12 Volt berasal dari batery / Accu 120 AH yang dialirkan melalui papan pembagi ke lampu, alat navigasi, dan komunikasi. Semua material listrik (kabel) dengan peralatannya (pipa, hanger, plugs, socket, switch dan sebagainya) memenuhi peraturan tentang instalasi kelistrikan.

Demikian sekilas spesifikasi teknis kapal perikanan 10 GT yang dihibahkan kepada Koperasi Inka Bantul VII Projo Mino. Semoga kapal tersebut mampu dimanfaatkan seoptimal mungkin demi kesejahteraan masyarakat perikanan Bantul, mengingat jangkauan kapal ini bisa mencapai lepas pantai. Pada artikel selanjutnya, akan dijelaskan mengenai ikan target penangkapan kapal perikanan berbahan FRP ini. (rozi)