Berita

Pelatihan Budidaya Burung Puyuh, Sebagai Upaya Mencukupi Kebutuhan Protein Hewani

Selasa Kliwon, 21 November 2017 07:58 WIB 2671

foto
Peserta Pelatihan Budidaya Burung Puyuh berfoto bersama sebelum melakukan kunjungan ke lapangan

Upaya mencukupi kebutuhan protein hewani bagi warga masyarakat Kabupaten Bantul, Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul melului Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (Diperpautkan) berusaha mencari beberapa upaya dan terobosan yang ditumpukan kepada Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Upaya tersebut diantaranya mengadakan Pelatihan Budidaya Burung Puyuh untuk meningkatkan sumber daya manusia pelaku usaha peternakan puyuh. Dasar pemilihan budidaya burung puyuh yaitu disamping nilai ekonomis yang tinggi, burung puyuh memiliki produktifitas yang lebih bagus dibandingkan unggas lain. Burung puyuh mulai berproduksi umur 35 hari dengan masa produksai mencapai 1 – 1,5 tahun. Sedangkan bibit jantan dapat dimanfaatkan sebagai puyuh penggemukan dengan masa panen umur 35 hari.
Kegiatan pelatihan budidaya burung puyuh dilaksanakan pada tanggal 15 – 17 November 2017, dengan rincian 2 hari berupa materi di Kantor Diperpautkan dan 1 hari di Lapangan.
Materi yang disampaikan berupa Kebijakan Pemerintah tentang peternakan unggas dan materi-materi budidaya burung puyuh mulai dari pengenalan usaha puyuh sampai pada analisis usaha dan strategi pemasaran.
Untuk pelaksanaan praktik atau kunjungan lapangan dilaksanakan di penetasan dan peternakan burung puyuh di Desa Murtigading Sanden dan Desa Poncosari Srandakan Bantul. Di lapangan diperlihatkan managemen penetasan serba otomatis dengan kemampuan produksi bibit puyuh betina  super 60.000 ekor/bulan. Dari sisi budidaya burung puyuh diperlihatkan metode pemeliharaan burung puyuh dengan kandang galvanis dilengkapi dengan alat minum otomatis sampai pada managemen kotoran.
Peserta sangat antusias dan berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bantul bersedia mendampingi dan memfasilitasi pembentukan paguyuban peternak puyuh di Kabupaten Bantul (Hnt).