Berita

Hibah Kendaraan Berpendingin Kementerian Kelautan dan Perikanan Untuk Koperasi Perikanan di Kabupaten Bantul

Kamis Pon, 9 November 2017 08:05 WIB 2878

foto
Foto bersama Perwakailan dari KKP, Kepala dan Sekretaris Diperpautkan serta Perwakilan dari Koperasi Inka Bantul VII Projo Mino

Bantuan Pemerintah berupa sarana kendaraan berpendingin merupakan salah satu program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing, konektivitas logistik serta nilai tambah produk perikanan. Bantuan kendaraan berpendingin dimaksud merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan sarana dan prasarana distribusi Pangan sesuai dengan amanat Pasal 49 ayat (3), Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Sasaran bantuan pemerintah kendaraan berpendingin adalah Koperasi di bidang perikanan, kelompok masyarakat dan/atau lembaga keagaman yang memiliki bidang usaha pembelian/ penjualan serta distribusi dan pemasaran produk perikanan. Pemberi Bantuan Pemerintah berupa sarana rantai dingin dalam bentuk kendaraan berpendingin adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Direktorat Logistik. Bertempat di Kantor Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Pada tanggal 8 November 2017 dilakukan serah terima kendaraan berpendingin kepada Koperasi.

Salah satu penerima bantuan kendaraan berpendingin pada Tahun 2017 adalah Koperasi Inka Bantul VII Projo Mino. Koperasi perikanan yang bergerak dalam usaha penangkapan ikan menggunakan kapal perikanan > 30 GT ini menerima 1 unit kendaraan berpendingin roda 6 berdasarkan SK Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan No. 90/KEP-DJPDSPKP/ 2017.

Koperasi Inka Bantul VII Projo Mino adalah Koperasi Perikanan Terpadu berbadan hukum yang mengusahakan kegiatan perikanan hulu sampai hilir, yakni kegiatan penangkapan, pengolahan, pemasaran, hingga pelatihan sumberdaya manusia kelautan perikanan dan berkedudukan di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada Tahun 2015, Koperasi mendapat penghargaan sebagai juara 2 Nasional Adibakti Mina Bahari dalam bidang kelompok usaha berprestasi penerima bantuan Kapal Perikanan > 30 GT.

Kegiatan pemasaran hasil perikanan di DIY masih perlu dikembangkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya perikanannya, terutama dari aspek pemasaran dan distribusinya. Namun demikian, dengan berbagai aneka olahan yang ada serta kebutuhan ikan yang terus meningkat serta belum adanya keterpaduan usaha di bidang ini maka kegiatan mengakses ikan yang dihasilkan dari Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sadeng Kabupaten Gunungkidul mutlak diperlukan. Ikan yang dihasilkan dari KM. Inka Mina 645 dan 646 yang didaratkan di PPP Sadeng memiliki kualitas yang bagus karena pendeknya trip penangkapan serta jumlah dan jenisnya bervariasi. Ketersediaan ikan pun melimpah, yakni mencapai 915,916 kg pada Tahun 2013. Dengan mengakses ikan yang dihasilkan dari Sadeng menggunakan truk roda 6 berpendingin, kemudian ikan tersebut didistribusikan dari sentra produksi ke sentra pemasaran maka kebutuhan ikan tercukupi, sementara dari aspek kualitas dan harga mampu bersaing dari ikan yang berasal dari luar daerah. (rozi)