Berita

Tujuh Kelompok Tani di Terong Dlingo Mendapatkan Kesempatan Belajar Budidaya Kakao

Rabu Kliwon, 1 November 2017 11:30 WIB 2682

foto

Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (Diperpautkan) Kabupaten Bantul berupaya mengembangkan budidaya kakao untuk mendukung pertumbuhan produksi tanaman perkebunan dan kesejahteraan petani.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah dengan mengadakan pelatihan pengembangan kakao pada Kegiatan Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan Berkelanjutan.

Pelatihan dilaksanakan di tujuh kelompok tani di Desa Terong, Kecamatan Dlingo, yaitu kelompok tani di Dusun  Ngenep, Sendangsari, Pancoran, Rejosari, Kebokuning, Pencit Rejo dan Terong II.

Berbagai materi disampaikan pada kegiatan Pelatihan Pengembangan Kakao yang tiap lokasi diadakan selama tiga hari. Senin – Rabu (30/10 – 1/11) Kelompok Tani Dusun Ngenep, Desa Terong, Kecamatan Dlingo mendapatkan kesempatan Pelatihan Pengambangan Kakao ini.

Hari pertama merupakan pembukaan dan materi pembuka wawasan tentang potensi pengembangan kakao disampaikan oleh Camat Dlingo, dilanjutkan dengan materi Komitmen Diperpautkan Pemerintah Kabupaten Bantul dalam Pengembangan Kakao Dlingo menjadi Kecamatan Kakao disampaikan oleh Kepala Diperpautkan, Ir. Pulung Haryadi, M.Sc.

Materi tentang pupuk, pemupukan dan cara pembuatan organik disampaikan oleh Ir. Yunianti Setyorini, M.Sc selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan serta Ir. Yulius Sugiharto, MM, penyuluh pertanian Kabupaten Bantul.

Teknis pemangkasan kakao dan mitigasi kekeringan dengan sistem infus dan mulsa pada tanaman kakao disampaikan oleh staf teknis Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan.

Hari kedua dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang pengamatan dan pengolahan data hasil pengamatan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada Tanaman Kakao, pengenalan dan cara pengendalian OPT, pengenalan dan cara pembuatan pestisida organik, penguatan kelembagaan kelompok tani serta pemasaran kakao.

Tak ketinggalan, pengalaman petani kakao dalam meningkatkan nilai tambah biji kakao juga disampaikan oleh praktisi dari Patuk, Gunungkidul sebagai motivasi bagi Kelompok Tani di Desa Terong.

Dengan pelatihan pengembangan kakao ini diharapkan komoditas kakao dapat berkembang di Kabupaten Bantul, khususnya di Kecamatan Dlingo. Kecamatan Dlingo dipilih sebagai lokasi pengembangan kakao karena geografis wilayah sangat cocok untuk budidaya kakao. Selain bertujuan untuk meningkatkan produksi kakao, diharapkan juga dapat mendukung konsep eduwisata di Kecamatan Dlingo. (T)