Berita

Toko Tani Indonesia, Sedia Beras Harga Murah Kualitas Premium

Senin Kliwon, 19 Juni 2017 13:03 WIB 203

foto

Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan melakukan terobosan dalam menangani permasalahan gejolak harga pangan melalui program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUMP). PUMP bekerjasama dengan TTI melakukan penjualan beras dan produk pangan lainnya. PUMP/TTI sebagai salah satu upaya pemerintah dalam  menjaga stabilitas harga, baik di tingkat petani/produsen maupun di tingkat konsumen.

 

Di Kabupaten Bantul ada 2 Gapoktan pelaksana program PUPM yaitu Gapoktan Tri Manunggal bantul yang bekerjasama dengan 4 TTI dan Gapoktan Sumberagung Jetis yang bekerjasama dengan 4 TTI.

 

Dalam rangka promosi, Gapoktan PUPM Kabupaten Bantul gencar melakukan penjualan beras TTI di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Bantul.  Seperti yang dilakukan oleh Gapoktan Tri Manunggal Bantul bekerjasama dengan tim dari Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (Diperpautkan) pada Jum’at  lalu (16/6) di Pasar Niten. Dengan harga sebesar 7.900 rupiah per kilogram, 1,3 ton beras terjual pada kesempatan tersebut. Sedangkan Gapoktan Sumberagung melakukan promosi beras TTI pada Kamis (15/6) di pasar Siluk Imogiri, dan berhasil menjual 1 ton beras dengan harga 7.800 rupiah per kilogram.

 

Sri Widada selaku Kepala Bidang Ketahanan Pangan Diperpautkan menyebutkan bahwa program PUMP/TTI merupakan salah satu langkah pemerintah memangkas rantai pasok komoditi pertanian, khususnya pangan. Komoditas pangan terutama beras tersebut bisa dijual dengan harga murah ‎karena didatangkan langsung dari petani yang tergabung dalam kelompok tani. Dengan demikian, rantai distribusi pangan yang terjadi selama ini bisa diperpendek.

"Dengan adanya TTI yang ada di Kabupaten Bantul, kami harapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan pokoknya dengan mudah dan murah," ‎tandas dia. (T)