Berita

Panen Raya Gerakan Indonesia Bekerja di Dusun Tegal Layang

Senin Wage, 13 Februari 2017 09:12 WIB 3012

foto
Kepala Diperpautkan, Ir. Pulung Haryadi, M.Sc menghadiri Panen Raya Gerakan Indonesia Bekerja di Dusun Tegal Layang, Desa Caturharjo, Kecamantan Pandak

Pada Jumat awal 2017 lalu (13/01) di demplot lahan Kelompok Tani Rukun Dusun Tegal Layang, Desa Caturharjo, Kec. Pandak seluas 1,2 hektar, telah dilaksanakan panen raya padi dengan hasil 10 ton gabah  atau 8,3 ton/ha, melampaui target Pemkab Bantul yang hanya 7,8 ton/ha.

 

Demplot tersebut merupakan lahan uji coba yang digagas Gerakan Indonesia Bekerja (Inaker) di wilayah DIY. Dua di antaranya berada di wilayah Kalasan, Kab. Sleman. Inaker sendiri adalah sebuah organisasi nirlaba yang memusatkan perhatian pada pemberdayaan masyarakat sipil dalam merespon perkembangan jaman, sehingga mereka dapat memperoleh manfaat dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan semangat perjuangan secara optimal dalam memasuki masa persaingan global.

 

Adapun target produksi gabah kering Pemkab Bantul pada 2017 meningkat daripada 2016 yaitu sejumlah 194 ribu ton, demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (Diperpautkan) Kab. Bantul, Ir. Pulung Haryadi, MSc. yang turut hadir dalam panen raya,  mengingat adanya dukungan cuaca, pola tanam, hingga banyaknya demplot yang tersebar di berbagai wilayah.

 

Sementara itu, pada waktu terpisah, Bupati Bantul, Drs. H. Suharsono, mengapresiasi peran  aktif Inaker dalam membantu masyarakat khususnya, yang berhasil meningkatkan hasil panen padi dari biasanya 6,5 ton/Ha menjadi 10 ton/Ha. Beliau meminta agar dipraktekkan pula demplot di wilayah Kab. Bantul lainnya bekerjasama dengan Diperpautkan sehingga menumbuhkan motivasi petani dalam meningkatkan produksi yang pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya.

 

 (Dari berbagai sumber)