Berita

Pelatihan GAP Tembakau 2016

Rabu Kliwon, 20 April 2016 13:56 WIB 3922

foto

GAP atau Good Agricultural Practices adalah penerapan sistem sertifikasi proses produksi pertanian yang menggunakan teknologi maju ramah lingkungan dan berkelanjutan, sehingga produk panen aman konsumsi, kesejahteraan pekerja diperhatikan dan usahatani memberikan keuntungan ekonomi bagi petani. Maksud dari GAP adalah menjadi panduan umum dalam melaksanakan budidaya tanaman secara benar dan tepat sehingga diperoleh produktivitas tinggi mutu produk yang baik keuntungan optimum, ramah lingkungan dan memperhatikan aspek keamanan keselamatan dan kesejahteraan petani serta usaha produksi yang berkelanjutan.

 

Dimulai pekan lalu, tanggal 11-13 April 2016 telah dilaksanakan pelatihan GAP tembakau di KT Sedyo Utomo, Ngrancah, Sriharjo. Pelatihan yang sama akan dilaksanakan total di 5 kelompok tani tahun anggaran 2016 ini. Kelompok tani penerima kegiatan pelatihan GAP tembakau meliputi KT Ngudi Makmur, Trukan, Segoroyoso, Pleret tanggal 14 – 16 April, tanggal 18 – 20 April di KT Ngudi Laras, Lungguh, Temuwuh, Dlingo, tanggal 21 – 23 April di KT Wonorejo, Srunggo I, Selopamioro, Imogiri dan yang terakhir tanggal 25 – 27 April mendatang akan dilaksanakan di KT Sido Rukun, Nawungan II, Selomapioro, Imogiri.

 

Tujuan dari penerapan GAP diantaranya (1) meningkatkan produksi dan produktivitas, (2) meningkatkan mutu hasil termasuk keamanan konsumsi (3) meningkatkan efisiensi produksi dan daya saing (4) memperbaiki efsiensi penggunaan sumberdaya alam (5) mempertahankan kesuburan lahan, kelestarian lingkungan dan sistem produksi yang berkelanjutan (6) mendorong petani dan kelompok tani untuk memiliki sikap mental yang bertanggung jawab terhadap kesehatan dan keamanan diri dan lingkungan (7) meningkatkan peluang penerimaan oleh pasar internasional dan (8) memberi jaminan keamanan terhadap konsumen. Sedangkan sasaran yang akan dicapai adalah terwujudnya keamanan pangan, jaminan mutu, usaha agribisnis berkelanjutan dan peningkatan daya saing.

 

Materi yang diberikan dalam pelatihan antara lain tentang kebijakan pengembangan tembakau rakyat, pelatihan GAP tembakau, analisa usaha tani tembakau, teori dan prkatek pembibitan tembakau, pengolahan tanah, tanam, pemeliharaan tembakau dan penguatan kelembagaan kelompok tani dari BKP3 dan Dipertahut Bantul. Selain mendatangkan pemateri dari Balai Sertifikasi Pengawasan Mutu Benih dan Proteksi Tanaman Kehutanan dan Perkebunan Dushutbun DIY tentang pemurnian benih, panen benih dan sertifikasi benih tembakau. Dari POPT dan petugas dari seksi perlindungan dan perbenihan Dishutbun DIY memberikan materi tentang pengamatan dan pengendalian OPT tembakau serta teori dan praktek pembuatan Trichoderma Sp. (deSh)