Berita

Kelompok Tani Berprestasi Komoditas Jagung Maju Tingkat Nasional

Selasa Wage, 22 September 2015 14:41 WIB 3045

foto

Dewasa ini jagung tidak hanya digunakan sebagai bahan baku pakan dan industri bahkan juga mulai dilirik sebagai bahan bakar alternatif (biofuel). Kebutuhan jagung dunia maupun nasional yang semakin meningkat terutama untuk kebutuhan bahan energi alternatif biofuel akan menimbulkan dampak lainnya terutama pada krisis pangan yang berkepanjangan dibarengi dengan terjadinya krisis keuangan global, meningkatnya harga energi, ketersediaan untuk kebutuhan pangan maupun pakan ternak. Krisis pangan bisa jadi akan terus berlangsung, karena terjadi perebutan komoditas untuk melayani banyak permintaan, yaitu industri makanan, pakan dan industri biofuel. Oleh karena itu dalam rangka pemenuhan kebutuhan tersebut maka upaya yang bisa kita lakukan adalah dengan memacu peningkatan produksi melalui peningkatan produktivitas, mengingat perluasan areal di Kabupaten Bantul sangat sulit untuk dilakukan. Hal ini disampaikan Pejabat Bupati Bantul, Drs. Sigit Sapto Raharjo, MM Rabu (16/09) yang lalu dalam sambutannya dalam menanggapi tim penilai Kelompok Tani Berprestasi komoditas jagung Tingkat Nasional tahun 2015.

 

Kabupaten Bantul tahun 2015 ini melalui kelompok Tani Sido Makmur III, Derman, Sumbermulyo, Bambanglipuro mewakili DIY dalam lomba kelompok tani berprestasi komoditas jagung tingkat nasional. Acara ini juga dihadiri dari Dinas Pertanian DIY, Korem 072 Pamungkas, BKPP DIY, Msyawarah Pimpinan Daerah Kabupaten Bantul, Muspika Kecamatan Bambanglipuro, Lurah Desa dan Pengurus Gapoktan/Kelompok Tani se Kecamatan Bambanglipuro.

 

Target produktivitas jagung Nasional tahun 2015 adalah sebesar 50,39 ku/ha sedangkan sasaran DIY adalah sebesar 46,43 ku/ha. Dari sasaran tersebut untuk Kabupaten Bantul sasaran produktivitas ditetapkan sebesar 61,33 ku/ha pipil kering. Kelompok Tani Sido Makmur III, Derman, Sumbermulyo selama 4 tahun terakhir memiliki produktivitas rata-rata diatas target produktivitas Kabupaten, Provinsi maupun Nasional dengan produktivitas sebesar 103,37 ku/ha (tahun 2011); 108,21 ku/ha (tahun 2012); 106,42 ku/ha (tahun 2013) dan 135,64 ku/ha (tahun 2014). Kelompok Tani ini telah berkontribusi dalam pencapaian sasaran produktivitas yang ditetapkan. Selain itu Kelompok Tani Sido Makmur III dalam menjalankan usahataninya telah menjalin kemitraan dengan beberapa pihak baik Gapoktan maupun pihak swasta. (deSh)