Berita

Pelatihan Petani RHL

Senin Legi, 14 September 2015 08:08 WIB 2744

foto

Hutan merupakan suatu asosiasi kehidupan baik tumbuh-tumbuhan (flora) maupun binatang (fauna) dari yang paling sederhana sampai yang tertinggi yang luasnya sedekian rupa sehingga dapat membentuk iklim mikro tertentu. Pada umumnya asosiasi kehidupan itu didominir oleh tumbuh-tumbuhan berkayu. Hutan memiliki fungsi alam/ekologi lingkungan hidup, ekonomi dan sosial. Tujuan dari rehabilitasi hutan dan lahan adalah membantu penganekaragaman hasil pertanian yang diperlukan masyarakat, membantu penyediaan kayu bangunan dan kayu bakat untuk masyarakat serta bahan industri, meningkatkan pendapatan masyarakat di pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan produktivitas tanahnya serta memperbaiki tat air dan lingkungan. Hal tersebut diutarakan Kepala Seksi Tata Usaha dan Pengamanan Hasil Hutan Bidang Kehutanan Dipertahut Bantul, Ir. Totok Teguh Santosa, MMA dalam paparannya tentang pembuatan hutan pantai dalam rangkaian pelatihan Petani RHL yang dilaksanakan di gedung dakwah Muhammadiyah Bantul tanggal 7 s.d 8 September yang lalu.

 

Pelatihan Petani Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) ini merupakan bagian dari pelaksanaan kegiatan Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Rehabilitasi Hutan dan Lahan dari sumber anggaran APBD Kabupaten Bantul. Acara ini menghadirkan narasumber dari bidang Kehutanan Dipertahut dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Serayu Opak Progo (BPDASSOP). Materi yang diberikan selain pembuatan hutan rakyat meliputi kebijakan pembangunan kehutanan di kabupaten Bantul, program rehabilitasi hutan dan lahan, pembuatan embung, pembuatan hutan pantai, pengembangan hasil hutan bukan kayu (HHBK) bambu, pembuatan gully plug serta administrasi keuangan dan pelaporan.

 

Diikuti oleh perwakilan pengurus dari 35 kelompok tani hutan penerima kegiatan DAK bidang kehutanan tahun 2015. Tujuan pelatihan petani RHL ini antara lain adalah peningkatan kualitas SDM, melestarikan dan meningkatkan kualitas SDA khususnya hutan, tanah dan air, mengembangkan kepedulian minat dan keikutsertaan petani sebagai pelaksana kegiatan serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. (deSh)