Berita

Bimtek Kambing Perah

Senin Legi, 14 September 2015 07:58 WIB 3201

foto

Dewasa ini beternak kambing sudah tidak hanya sebagai ternak sampingan saja, tetapi terdapat banyak potensi di dalamnya seperti penjualan susu kambing, penjualan anakakan kambing, penjualan pupuk kambing, penjualan kambing di saat idul adha, dan penjualan paket wisata. Salah satu komoditas yang menjanjikan dan potensial adalah peternakan kambing PE.

 

Kambing peranakan Etawa (P.E) merupakan kambing keturunan Etawa asal negara India  yang hingga saat ini terus dikembangbiakkan. Kambing Peranakan Etawa diminati oleh banyak orang terutama di sekitar Jawa Tengah dan Jawa Timur, penggemar kambing Peranakan Etawa umumnya sangat menyukai keindahan bulu dan bentuk mukanya sehingga sangat jarang jenis kambing ini dijadikan kambing sembelihan (potong) untuk dimakan, mereka lebih memfungsikannya sebagai peliharaan atau koleksi.

 

Kambing Peranakan Etawa ini memiliki ciri khas pada bentuk mukanya yang cembung, bertelinga panjang-mengglambir, postur tubuh tinggi (gumla) antara 90-110 cm, bertanduk panjang dan ramping. Kambing jenis ini mudah berkembang dengan baik di daerah berhawa dingin, berbadan besar warna bulu beragam; belang putih, merah coklat, bercal, bercak hitam atau kombinasi ketiganya dan pada bagian belakang terdapat bulu yang lebat dan panjang.

 

Kamis (10/09) yang lalu bertempat di Aula Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul dilaksanakan bimbingan teknis kegiatan pengembangan budidaya kambing perah dari sumber dana APBN (Tugas Pembantuan) tahun anggaran 2015. Kegiatan ini mengundang petugas mantri tani dari Kecamatan Dlingo dan Sanden, 20 orang dari kelompok ternak Sudi Moro, Tangkil, Muntuk, Dlingo dan 20 orang dari kelompok ternak Teges Maju, Tegesan, Gadingsari, Sanden, tim pembina dari Dinas Pertanian DIY serta 2 orang SMD (Sarjana Membangun Desa) khusus peternakan.

 

Dengan narasumber Kepala Bidang Pengembangan Peternakan, Kepala Seksi Produksi Ternak Ruminansia, UPTD Balai Pengembangan Bibit, Pakan Ternak dan Diagnostik Kehewanan (BPBPTDK) serta dari bidang Peternakan Dinas Pertanian DIY, kegiatan ini memberikan materi tentang manajemen pemeliharaan ternak kambing PE yang baik, meliputi pemilihan bibit, pakan, kesehatan, manajemen / perawatan ternak, reproduksi, kandang, pasca panen dan pemasarannya. (deSh)