Berita

Desa Mandiri Benih Kabupaten Bantul

Selasa Pahing, 24 Maret 2015 10:13 WIB 4158

foto

Benih merupakan suatu parameter keberhasilan produksi tanaman pangan. Artinya, dalam suatu kegiatan budidaya tanaman pangan dapat dilihat dari mutu benih yang digunakan. Apabila benih yang digunakan memiliki mutu yang baik maka hal ini dapat menjamin keberhasilan budidaya tanaman itu sendiri. Peningkatan produktivitas harus diawali dengan penggunaan benih unggul bermutu. Mutu benih yang baik merupakan dasar bagi produktivitas pertanian yang lebih baik. Untuk mencapai ketersediaan benih dalam memenuhi target swasembada pangan nasional, Pemerintah Republik Indonesia telah mencanangkan 1.000 desa mandiri benih di seluruh Indonesia.

 

Dari anggaran APBN 2015, Kabupaten Bantul menerima kegiatan Desa Mandiri Benih dengan total 4 desa meliputi desa Triharjo, Pandak; desa Pleret, Pleret; desa Pendowoharjo, Sewon dan desa Ringinharjo, Bantul. Dari kegiatan ini diharapkan Desa Mandiri Benih memiliki 1 kelompok yang awalnya merupakan kelompok penangkar meningkat menjadi produsen benih yang mampu melayani dan memenuhi kebutuhan benih di sekitarnya.

 

Jumat (20/03) yang lalu dilaksanakan kunjungan dari Irjen Kementerian Pertanian ke Kabupaten Bantul sebagai pembina Upaya Khusus (UPSUS) pencapaian swasembada pangan di DIY. Untuk mendukung kegiatan Desa Mandiri Benih ini diberikan pula bantuan berupa benih, gudang, lantai jemur dan biaya sertifikasi benih. Pada akhirnya diharapkan dengan adanya kegiatan ini mempercepat pencapaian target swasembada pangan di Kabupaten Bantul  (deSh)