Berita

Bantul Penen Padi Hibrida Lahan Pasir

Selasa Pahing, 28 Mei 2013 09:09 WIB 2351

Kamis (23/05) yang lalu bertempat di lahan kelompok tani lahan pasir Manunggal, Tegalrejo, Srigading, Sanden dilakukan panen padi hibrida. Acara ini dihadiri Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul yang diwakili jajaran Bidang Tanaman Pangan, wakil dari Kecamatan Sanden, dan TNI-AL. Budidaya padi lahan pasir seluas 1 ha ini termasuk kegiatan baru dan belum pernah dilakukan di Kabupaten Bantul. Dengan menggunakan teknologi PTT dan kegiatan SLPTT tahun 2012 lalu serta dibantu fasilitasi benih dari produsen benih padi hibrida Devgan, padi hibrida lahan pasir ini mampu menghasilkan produksi yang memuaskan dengan hasil ubinan rata-rata 8,17 ton/ha GKP termasuk tinggi untuk lahan pasir. Sedangkan produktivitas lahan biasa rata-rata Kabupaten Bantul adalah sekitar 7,6 ton/ha GKP. Menurut Dewi Iriani, SP Kepala Seksi Palawija Bidang Tanaman Pangan potensi lahan pasir sebagai lahan alternatif untuk antisipasi alih fungsi lahan. Tahun 2013 untuk Kabupaten Bantul direncanakan akan dikembangkan seluas 15 ha kegiatan budidaya padi hibrida di lahan pasir dengan sumber dana APBN. Budidaya padi hibrida lahan pasir pioner ini sama sekali tidak menggunakan pestisida dan tidak ditemukan adanya serangan wereng, meskipun demikian masih ada serangan hama lain seperti uret dan orong-orong. Budidaya pertanian lahan pasir ini dapat dikembangkan di pesisir sekitar 100 m dari bibir pantai dapat diusahakan melalui perlakuan khusus seperti irigasi dan penyiraman dengan sumur embung serta aplikasi pupuk kandang/organik untuk menunjang kebutuhan unsur hara yang dibutuhkan tanaman. (desH).