Berita

Dipertahut Adakan Pelatihan Petani KBR

Jumat Pon, 13 Juli 2012 08:19 WIB 3086

Keinginan masyarakat untuk menanam tanaman hutan dan jenis tanaman serbaguna dalam berbagai upaya rehabilitasi hutan dan lahan, dibatasi oleh ketidakmampuan untuk memperoleh bibit yang baik. Sehingga masyarakat cenderung menanam tanaman hutan dan jenis tanaman serbaguna dari biji atau benih asalan yang tidak jelas asal usulnya, sehingga tanaman tersebut memerlukan waktu lebih panjang untuk berproduksi dan apabila berproduksi kualitas dan kuantitas hasilnya kurang memuaskan. Kebun Bibit Rakyat (KBR) merupakan program pemerintah untuk menyediakan bibit tanaman hutan dan jenis tanaman serbaguna (MPTS) yang dilaksanakan berbasis pemberdayaan kelompok masyarakat, terutama di pedesaan. Bibit hasil Kebun Bibit Rakyat digunakan untuk merehabilitasi hutan dan lahan kritis serta kegiatan penghijauan lingkungan. Hal tersebut terungkap dalam Pelatihan Petani KBR yang diikuti oleh 42 peserta dari 14 kelompok tani KBR penerima kegiatan Kebun Bibit Rakyat 2012. Kelompok penerima kegiatan KBR tahun 2012 adalah sebagai berikut : - Kelompok Hijau Makmur, Wukirsari, Imogiri - Kelompok Sumber Rejeki, Mangunan, - Kelompok Wono Selo, Seloharjo, Pundong - Kelompok Giri Makmur, Guwosari, Pajangan - Kelompok Ngudi Widodo, Temuwuh, Dlingo - Kelompok Ngudi Mulyo, Parangtritis, Kretek - Kelompok Hargo Mulyo, Bawuran, Pleret - Kelompok Tunas Harapan, Selopamioro, Imogiri - Kelompok Sido Makmur, Muntuk, Dlingo - Kelompok Rukun Mudo, Srimulyo, Piyungan - Kelompok Ngudi Mulyo, Wonolelo, Pleret - Kelompok Karang Wuni, Trimulyo, Jetis - Kelompok Tani Mulyo, Tirtohargo, Kretek - Kelompok Tani Mulyo, Caturharjo, Pandak Acara yang dilaksanakan tanggal 11-12 Juli 2012 bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bantul ini menghadirkan pembicara dari Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul dari bidang Kehutanan dan pemateri dari BP DAS SOP (Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Serayu Opak Progo) Yogyakarta dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dipertahut Bantul, Ir. Edy Suhariyanta, MMA hari Rabu (11/07) kemarin. Sesuai Peraturan Menteri Kehutanan nomor P.17/Menhut-II/2012 tentang Pedoman Teknis Kebun Bibit Rakyat, kelompok masyarakat pelaksana KBR harus membuat bibit sebanyak 50.000 batang / unit KBR (pulau Jawa). Materi yang diberikan dalam pelatihan ini meliputi kebijakan Rehabilitasi Hutan dan Lahan di Kabupaten Bantul, pembangunan KBR, teknik pembuatan KBR, Kelembagaan kelompok tani, penyusunan administrasi kelompok serta pelatihan pembuatan surat pertanggungjawaban dan pelaporan, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Pada akhirnya dengan pelatihan ini diharapkan kelompok tani KBR mampu melaksanakan kegiatan ini dengan lebih baik lagi. (desH)